Berawal dari biasa. Sekarang, saat ini, menjadi sangat aneh,
tidak pernah kurasakan sebelumnya tentang ini.
Ternyata kamu yang menjadikanku seperti ini, mengubah hidupku jauh berbeda dari biasanya,
mengubah hidup menjadi terbangun dari tidur panjangku, mengubah layuku menjadi harum bermekaran, merubah warna gelap hitamku menjadi terang benderang karna ada sosok dirimu yang selalu memancarkan sinarnya disisiku, kerapuhan yang lenyap terbakar oleh api saat kamu menghiburku.
Bahagia tatkala aku bisa menikmati rasa ini untuk waktu yang tidak sementara, bersamamu, setiap waktu. Hingga akhirnya waktu yang akan memisahkan kita, dan menyatu dialam keabadian.
Ternyata kamu...
Kamu yang menyadarkanku, mengubahku. Penyemangatku.
Penyemangatku
Rabu, 02 Oktober 2013
Diposting oleh Unknown di 20.44 0 komentar
Malaikat kecil
Ia
datang dari kota tertinggal
Menjelajah
keganasan metropolitan
Yang
bermodal sekantong harapan
Wajahnya
poos tanpa derita
Dengan
senyum yang mengumbar ketenangan
Beratap
bara api
Berkucur
kegigihan
Menyusuri
lorong pengharapan
Demi
segemerincing logam mulya
Ialah
sang malaikat kecil
Malaikat
kecil yang tersisihkan
Diposting oleh Unknown di 06.20 0 komentar
HIDUPKU
HIDUPKU
Aku tak mau
Menjadi seonggok daging tanpa tujuan
Terombang ambing di menara kehidupan
Aku hilang nyawa
Mayat ini terus berjalan entah kemana
Berjalan hingga lelahku menyapa
Tapi... aku takkan berhenti
Mataku terisi penuh dengan tujuan semu
Hingga kadang....
Aku merasa buta
Tangisku tak berguna
Sesalku akan percuma
Tak kan ada satupun yang mampu menologku
Hanya aku... ya, aku...
Karna ini...
Diposting oleh Unknown di 05.57 0 komentar
Label: PUISI KEHIDUPAN
Langganan:
Komentar (Atom)